Tuhan Gembala Kita (Yohanes 10:11-18)

 

 Tuhan Gembala Kita


 Penulis blog: Cleony Cristella R.

Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 10:11-18

    Tahu gak guys? Kalau domba itu bisa menyadari suara pemiliknya? Biasanya, kalau mereka sudah menghafal suara gembalanya, ketika domba-domba tersebut dipanggil, maka domba-domba tersebut akan langsung datang kepada gembalanya, berbeda jika orang yang suaranya tak dikenal oleh domba tersebut yang memanggil, domba-domba tersebut tidak akan pernah mendatangi orang tersebut.

    Tuhan Yesus dalam pengajarannya suka mengajar dengan menggunakan perumpamaan, salah satunya adalah perumpamaan gembala dan domba-dombanya. Dalam pembacaan Firman Tuhan tadi, Yesus menyamakan diriNya seperti seorang gembala yang melindungi kita (para domba-dombanya) dari bahaya dan memberikan nyawaNya demi menyelamatkan kita (11-15). Dari perumpamaan ini Yesus sedang mengatakan bahwa Ia akan terus melindungi kita ketika kita sedang mengalami permasalahan, ancaman, bahaya, pergumulan, dan lain-lain. Dalam perumpamaan ini, Yesus juga sedang menyatakan apa yang akan terjadi pada diriNya di masa depan bahwa Ia akan memberikan nyawaNya bagi penebusan dosa kita (11). Tuhan Yesus juga menyatakan bahwa diriNya akan menjamah hati mereka yang belum percaya dan menjadi satu tubuh dengan kita yang sudah percaya (16).

   Seorang gembala yang baik jelas mengenal masing-masing dombanya, Yesus pun demikian, Ia mengenal masing-masing dari kita dan Ia tahu segala hal tentang kita dan kita sebagai domba-dombaNya sudah pasti mengenalNya sekalipun tidak menyeluruh (14-15), kita sebagai dombaNya pun sudah seharusnya bisa mengenal suaraNya sama seperti Ia yang mengenal suara kita, kita harus tahu kapan Ia ingin kita melakukan sesuatu, kita harus mengenal panggilanNya.

   Tanyalah pada diri kalian masing-masing, apakah kalian sudah sepenuhnya percaya kepadaNya sekalipun ada bahaya? Apakah kalian tahu apa yang Tuhan inginkan di hidup kalian? Pernahkah kalian mempunyai momen diam sekali saja seumur hidup untuk mendengar suaraNya?


Doa: Ya Tuhan, terima kasih karena begitu besar kasihMu, sehingga Engkau rela menyerahkan AnakMu untuk mati di kayu salib demi menyelamatkanku dari dosa, ajarlah aku Tuhan agar aku bisa menjadi seperti domba yang terus berlindung kepada gembalanya dan yang mengetahui suara gembalanya, ajarlah aku Tuhan supaya sama seperti domba aku dapat berlindung sepenuhnya kepadaMu dan lebih peka mendengar suaraMu, Amin.

Komentar

  1. Halo gais yang ngeliat blog ini, aslinya aku bikin ini karena ada tugas dan aku bingung pen bikin apa jadi aku iseng bikin renungan gitu hehe.

    BalasHapus

Posting Komentar